Bhang Ki Thandai, minuman yang satu ini merupakan salah satu kuliner tradisional yang populer di India dan Bangladesh. Menurut Wikipedia minuman ini juga dikenal dengan nama bhang thandai, bhang lassi, atau sardai. Terbuat dari susu yang dicampur almond, kelopak mawar, merica, rempah-rempah, dan bhang. Bhang adalah sebutan orang India dan negara-negara sekitarnya untuk ganja. Minuman ini disajikan dalam keadaan dingin. Warnanya kehijauan dan memiliki rasa yang dingin menyegarkan.
Bhang adalah kuliner musiman, biasanya paling banyak dijumpai saat perayaan hari Holi. Saat seperti ini penjual minuman ini menjamur di pinggir-pinggir jalan. Mereka umumnya berdagang bhang ki thandai di gerobak-gerobak kaki lima. Bahan-bahan minuman disimpan dalam botol-botol kaca. Jika ada pembeli, barulah si penjual meracik minuman dalam gelas.
Photo by www.cosmopolitancurrymania.com
Photo by www.rockying.com
Konsumsi minuman ini sudah berlangsung selama berabad-abad, sejalan dengan konsumsi bhang yang sudah menjadi tradisi turun-temurun. Di India ganja memang dianggap sebagai rempah tradisional. Tak hanya untuk pengobatan herbal, ganja merupakan bagian penting dari tradisi pemujaan Dewa Siwa dalam agama Hindu.
Photo by rntiwari1.blogspot.com
Biasanya bhang diolah secara tradisional dengan cara ditumbuk hingga lumat, kemudian dikeringkan dan dibentuk menjadi bola-bola. Bhang siap pakai ini biasa dijajakan penduduk lokal di Varanasi dan Bengal, India serta Bangladesh.